GPS Geodetik – Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan, Cara menggunakan, Dll.

GPS Geodetik – Dunia pemetaan semakin hari semakin berkembang khususnya dalam penggunaan teknologi yang semakin mutakhir. Dahulu survei geodetik dilakukan dengan metode-metodek konvensional. Namun seiring berjalannya waktu survei geodetik kini banyak menggunakan berbagai macam perangkat canggih yang semakin mempermudah proses pemeteaan oleh para surveyor.

Survei Geodetik

aktifitas survei geodetik oleh para surveyor
Survei Geodetik via flickr.com/noaaphotolib

Survei Geodetik atau dalam istilah lain disebut pemetaan bumi merupakan suatu kegiatan pengukuran, pendataan, perhitungan, serta penggambaran bumi khususnya pada permukaan bumi. Kegiatan pemetaan dilakukan oleh para surveyor atau orang-orang yang terlibat dalam survei geodetik tersebut.

Survei geodetik dilakukan dalam beberapa tahapan proses yakni proses perencanaan, pengumpulan dan penyimpanan informasi, pengolahan informasi serta penyajian informasi.

Dahulu survei geodetik dilakukan secara konvensional. Akan tetapi seiring berjalannya waktu survei geodetik kini banyak dilakukan dengan bantuan satelit.

GPS Geodetik

GPS Geodetik adalah suatu alat ukur berbasis satelit yang digunakan dalam pengukuran wilayah dipermukaan bumi seperti lahan, hutan, perkebunan, dll dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi mencapai 5-10 mm.

Berbeda dengan GPS Navigasi yang hanya menangkap sinyal L1, GPS ini dapat meneriman sinyal pada frekwensi L1 dan L2 atau yang disebut dengan GNSS sehingga memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Oleh karenanya, GPS jenis ini memiliki kemampuan dalam melakukan perekaman Raw Data dengan format Rinex.

Dalam pengaplikasiannya, penggunaan teknologi GPS untuk pemetaan mengunakan dua jenis alat yakni base station dan rover.

Kelebihan dan Kekurangan GPS Geodetik

GPS Geodetik kekurangan dan kelebihan
Kekurangan dan kelebihan GPS Geodetik via army.mil

Hingga saat ini, penggunaan teknologi GPS banyak dipilih untuk pergunakan dalam pemetaan. Hal tersebut dikarenakan banyaknya kelebihan-kelebihan yang didapatkan dalam penggunaannya jika dibandingkan dengan teknik pemetaan konvensional.

Akan tetapi banyaknya kelebihan yang ada pada teknologi pemetaan ini juga tidak luput dari kekurangan. Berikut penjelasan seputar kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan GPS Geodetik

Berikut beberapa kelebihan penggunaan GPS Geodetik yang dibandingkan dengan metode pengukuran konvensional:

  • Penggunaan GPS Geodetik dapat digunakan kapan saja tanpa terganrtung cuaca.
  • Cakupan wilayah meliputi hampir seluruh permukaan bumi.
  • Dapat digunakan secara bersamaan.
  • Dengan menggunakan metode terestris, alat ini tidak terpengaruh oleh kondisi topografi wilayah yang akan disurvei.
  • Penentuan posisi mengacu pada satu datum Global yakni datum WGS 84 yang telita dan sangat mudah direalisasikan.
  • Akurasi posisi yang sangat tinggi hingga pada satuan milimeter.
  • Penggunaan GNSS bebas tarif.
  • Cenderung efektif dan efisien khususnya dalam hal penggunaan waktu, besaran anggara, serta tenaga yang dibutuhkan.
  • Meminimalisir kecurangan dalam pengukuran.
  • Mudah diaplikasikan.

Kekurangan GPS Geodetik

Selain memiliki beberapa kelebihan, disisi lain teknologi pemetaan ini juga memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya adalah:

  • Harga GPS yang jauh lebih mahal jika dibanding dengan GPS Konvensional.
  • GPS Geodetik yang tehubung langsung dengan satelit dapat sulit untuk digunakan jika wilayah tersebut berada diantara gedung-gedung tinggi atau pepohonan yang rapat dikarenakan pancaran gelombang satelit sulit untuk menembus benda-benda padat.

Cara Menggunakan GPS Geodetik

bagaimana cara menggunakan GPS Geodetik
Cara penggunaan GPS Geodetik via army.mil

Penggunaan GPS jenis ini dalam pemetaan pada dasarnya cukup sederhana dengan tingkat akurasi yang tinggi. Berikut beberapa langkah-langkah cara penggunaannya:

A. Kelengkapan Alat

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan pengukuran dengan menggunakan teknologi ini adalah dengan melengkapi segala kebutuhan peralatan baik untuk Base Station maupun untuk Rover.

Perlengkapan untuk Base Station

  • Epoch Receiver
  • Recon Data Collector
  • Kabel Antena

Kelengkapan peralatan untuk Rover

  • Epock GPS Receiver
  • Recon Data Collector
  • Tripod
  • Tribranch
  • Kabel Recon Epoch
  • GPS Garmin
  • Pengunci Recon

B. Proses Pengukuran

pengukuran lahan dengan GPS Geodetik
Persiapan proses mapping via pixabay.com

Setelah semua kebutuhan peralatan telah terpenuhi, selanjutnya adalah memulai proses pengukuran. Berikut penjelasannya.

  1. Tentukan lokasi kordinat yang akan digunakan sebagai patokan. Penentuak kordinat dapat dilakukan dengan menggunakan Google Maps atau menggunakan GPS Garmin.
  2. Posisikan tripod pada kordinat yang telah ditentukan sebelumnya. Apabila kordinat yang telah ditentukan tidak memungkin untuk meletakkan tripod seperti di sungai atau didalam gedung, maka peletakan tripod dapat digeser ke bagian yang memungkinkan untuk meletakkan tripod dengan catatan surveyor mencatat jarak selisih antara kordinat asli dengan posisi peletakan tripod.
  3. Lakukan pemasangan vertical extention pada adapter yang tersambung ke antena lalu tempatkan pada tripod.
  4. Jangan lupa untuk menyiapkan kabel antena untuk dipasang pada antena dan GPS.
  5. Tentukan tinggi antena dari permukaan tanah.
  6. Setelah semua telah terpasang dengan benar, selanjutnya adalah menghidupkan GPS dan tunggu beberapa saat hingga aplikasi benar-benar siap digunakan.
  7. Lakukan pengaturan aplikasi bedasarkan kebutuhan penggunaan baik untuk surveing, levelling, atau kebutuhan-kebutuhan lainnya.
  8. Lakuan pengaturan kordinat serta status satelit pada display berdasarkan kebutuhan pengambilan data.
  9. Setelah semua pengaturan selesai maka selanjutnya masukkan semua parameter-parameter dasar yang dibutuhkan seperti ID, Description, unit, height, dll.
  10. Setelah semua parameter terpenuhi maka anda dapat melakukan proses perekaman data yang dibutuhkan.
  11. Setelah semua data telah direkam dan didownload, selanjutnya surveyor dapat melakukan observasi terhadap data yang telah didapatkan untuk menentukan apakan proses observasi telah sepenuhnya selesai atau perlu dilakuan observasi lanjutan.

Catatan : Lengkap tidaknya data yang didapatkan dapat dipengaruhi oleh jumlah tangkapan satelit, besarnya PDOP, waktu dilakukan pengamatan, dll.

Itulah cara sederhana penggunaan GPS dalam pemetaan. Akan tetapi perlu diketahui bahwa penggunaan alat ukur ini dapat berbeda-beda bergantung pada jenis atau merek GPS yang digunakan.

***

Demikianlah ulasan singkat mengenai GPS Geodetik. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Comment