Heboh! Ovi “Eks Duo Serigala” Pindah Agama. Bagaimana hukumnya dalam Islam?

Ovi sovianti murtadBelakangan ini dunia Intertaiment kembali dihebohkan dengan kabar seorang pedangdut eks Duo Serigala Ovi Sovianti yang menuai sorotan media setelah memutuskan untuk berpindah agama alias Murtad.

Benarkah Evi Sovianti Murtad?

Evi Sovianti dikabararkan memutuskan berpindah agama mengikuti keyakinan sang suami.

Sebelemnya diketahui bahwa Ovi Sovianti menggelar pernikahan secara Islami dengan Franky Roring di kediamannya di Cileungsi, Jawa Barat.

Setelah menikah dengan sang suami Franky Roring, Evi sovianti memilih untuk berpindah keyakinan mengikuti keyakinan sang suami.

Namun menurut penuturannya, ia berpindah agama bukan semata-mata mengikuti keyakinan suami, akan tetapi ia merasa mendapatkan Ilham sebelum akhirnya memantapkan diri untuk berpindah agama.

Ia menjamin bahwa keputusannya dalam berpindah agama tanpa camput tangan suami dan semua berasal dari dalam dirinya.

Bagaimana Pendapat Keluarga Besarnya?

Keputusan Ovi untuk berpindah keyakinan kabarnya sangat ditentang oleh kedua orang tuanya.

Pasalanya, sejak lahir Ovi sudah dididik dalam lingkungan islam. Bahkan di saat pernikahannya bersama Franky pun dia masih berstatus Islam. “Pastilah orang tua syok dan menentang saya berpindah keyakinan, merekan merasa kecewa dan marah sama gua” ujarnya.

Ovi sendiri tidak menampik adanya penolakan yang sangat besar dari kedua orang tuanya saat ia meminta izin untuk berpindah agama.

Namun mesik mendapatkan tentangan yang sangat keras dari kedua orang tuanya, keputusan Ovi sudah bulat. Hingga pada tanggal 18 November 2018 di akhirnya diketahui telah meninggalkan Islam.

Bagaimana Hukum Berpindah Keyakinan Dalam Islam?

Didalam Islam sendiri, Murtad merupakan salah satu perkara yang sangat berat. Oleh karena itu hendaklah seseorang untuk sangat berhati-hati dalam hal ini.

Seorang yang meninggal dalam keadaan murtad maka tidak ada kewajiban bagi seorang muslim untuk merawat jenazahnya, baik dalam hal memandikan, mengkafani, mensolati, hingga menguburkannya.

Bahkan dalam kondisi tertentu, hukum terberat yang bisa diberlakukan kepada seorang pelaku murtad adalah hukuman pancung. Meskipun hal tersebut bukanlah aturan umum.

Mengapa Hukuman Bagi Seorang Yang Murtad Sangat berat?

Pemberian hukuman yang sangat berat bagi pelaku murtad dalam islam bukanlah tanpa alasan.

Didalam Agama Islam sendiri, seorang yang murtad dapat digolongkan sebagai seorang penghianat, dimana seorang penghianat pastilah tidak akan mendapatkan tempat didalam Islam.

Bahkan secara general, bisa dikatakan bahwa hampir semua kelompok atau golongan di dunia ini tidak memberikan tempat bagi seorang penghianat.

Oleh karena itu mereka dianggap layak mendapatkan hukuman yang sangat berat bahkan hingga hukuman mati sekalipun apabila perlu.

Apakah Seorang yang Murtad Serta Merta Mendapatkan Hukuman Mati?

Pemberian hukuman mati bagi orang murtad pada dasarnya tidak diatur dalam Al-quran.

Adapun aturan hukuman bagi seorang yang murtad banyak dirunut dari sejarah nabi yang tertuang dalam hadits.

Menurut Dr. Zakir, seorang murtad yang pantas mendapatkan hukuman mati adalah mereka yang setelah murtad mereka menebar kebencian terhadap Islam, menebar propoganda, dll. Maka mereka pantas mendapat hukuman mati.

Adakah Aturan Bagi Seorang yang Murtad Dalam Hukum Indonesia?

Di Indonesia sendiri, hukuman bagi yang murtad tidak diatur dalam Undang-Undang.

Sebab Indonesia bukanlah negara yang sepenuhnya menggunakan syariat Islam sebagai landasan negara.

Oleh karena itu kata seorang ustadz, apabila kita menemukan hal tersebut terjadi kepada saudara namun kita tidak bisa mencegahnya dalam bentuk tidakan maka lakukanlah dengan cara yang lain.

Memberi peringatan serta pencegahan dapat dilakukan dalam beberapa macam cara diantarnya adalah dengan tindakan, dengan lisan, serta dengan hati.

Dijelaskan bahwa, apabila kita tidak dapat mencegahnya dengan tidakan maka lakukanlah dengan lisan, dan apabila dengan lisan pun tak bisa maka lakukanlah dengan hati.

***
Demikianlah penjelasan singkat tentang hukum murtad dalam Islam, somoga Ovi dan saudara-saudara kita yang sedang murtad maupun yang belum memeluk agama Islam mendapatkan hidayah dari Allah SWT dan semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya dan dijauhkan dari kemurtandan. Amin.

Leave a Comment