Pahami Karakteristik Anak serta Proses Tumbuh Kembang Anak Sejak Usia Dini

Karakteristik anak – Menurut sebuah penelitian, usia anak merupakan usia emas dimana sang anak akan mengalami tumbuh kembang yang sangat pesat dan tidak akan dapat diulang dimasa yang akan datang.

Tingkat kecerdasan anak menurut penelitian tersebut akan terbentuk dalam kurun waktu kurang lebih 4 tahun pertama mereka sebanyak 50%.

Setelah menginjak usia 8 tahun akan mencapai 80%, dan perkembanan otaknya kakan mencapai 100% pada usia 18 tahun.

Anak Usia Dini

Anak usia dini adalah sekelompok anak yang sedang dalam proses tumbuh kembangnya, dimana tumbuh kembangnya mereka jauh beberbeda dengan orang dewasa.

Rentan usia untuk anak usia dini adalah mereka yang berumur sekitar 0-6 tahun, meskipun ada juga beberapa orang  berpendapat membatasinya sampai 8 tahun.

Karakterisitik Anak

menilai karakteristik anak
pixabay.com

Pengertian Karakter

Defenisi karater menurut dari berbagai sumber, salah satunya dari wikipedia adalah suatu sifat dalam diri seseorang yang akhirnya berpengaruh pada sikap, tindakan, pemikiran, budi pekerti, dll dalam diri manusia.

Adapun pendapat tambahan lainnya, mengatakan bahwa karakteristik lebih dari sekedar sikap, tindakan, dll. Namun lebih dari itu. Karakter adalah suatu pilihan untuk mencapai kesuksesan.

Oleh karena itu, pembentukan karakter yang baik, sebaiknya dimulai sejak awal yakni dengan mengetahui karakteristik anak sejak usia dini.

Karakteristik Anak Usia Dini

Dengan mengetahui karakteristik anak sejak dini, maka anda dapat lebih mudah dalam mengarahkan anak anda sejak dini.

Seorang anak yang masih termasuk dalam kurun waktu usia dini akan memiliki bebrapa karakteristik, seperti :

Karakteristik Anak 1 : Memilik Rasa Ingin Tahu yang Besar

Anak di usia 3-4 tahun adalah anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar terhadap apa yang mereka lihat.

Namun umumnya mereka akan cenderung melihat benda-benda yang bercahaya atau yang mempunyai warna yang mencolok.

Bahkan ketika anda memberikan pilihan kepada anak anda antara permen dan api, maka anak anda akan lebih memilih memegang api tersebut ketimbang permen.

Karakterisitik Anak ke-2 : Memiliki Pribadi yang Unik

karakteristik unik anak
pixabay.com

Setiap anak memiliki karakteristik pribadi masing-masing, namun 70% pribadinya anak tercermin dari orangtuanya, dan 30% berasal dari lingkunganya.

Olehkarena itu penting bagi orang tua untuk memperbaiki pribadi dirinya sebelum mendidik kepribadian anak sebab sedikit banyaknya anak adalah gambaran dari pendidikan orang tua.

Selain mendidik karakter pribadi, orang tua juga harus selektif dalam memilih lingkungan sosial sebagai tempat tumbuh kembangnya anak kelak.

Karakterisitik Anak ke-3 : Munculnya Sifat Egosentris Dalam Diri Anak

Karakter Egosentris adalah salah satu karakteristik anak keadaan dimana sang anak melihat segala hal dari sudut pandangnya sendiri dan tak peduli terhadap segala sesuatu tentang pandangan orang lain.

Perhatikan saja ketika anak-anak anda sedang bermain atau meminta mainan, mereka tidak akan berhenti menangis sampai terpenuhi keinginannya.

Itulah beberapa karakteristik yang anak miliki pada taraf general.

Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini

menilai karakteristik tumbuh kembang anak
pixabay.com

Pertumbuhan memiliki sifat kuntitatif atau cenderung disebut pertumbuhan ketika tampilan fisik mengalami perubahan dari ukuran maupun struktur tubuhnya.

Dan juga pertumbuhan ditandai pula dengan berubahnya fisiologis anak bagian dari hasil pematangan fungsi-fungsi fisik.

Bentuk mencolok dari hasil pertumbuhan adalah ketika bertambahnya panjang tulang-tulang terutama pada bagian lengan dan tungkai,.

Serta Tinggi dan berat badan yang semakin bertambah serta susunan tulang dan jaringan syaraf yang makin sempurna.

Pertumbuhan biasanya akan berhenti dan tak mengalami pertumbuhan lagi ketika maturasi atau kematangan pada diri individu telah nampak.

Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan suatu perubahan yang sama sekali tak berhubungan dengan fisik, perkembangan bersifat kualitatif yaitu pada baiknya fungsi organ-organ tubuh yang dimiliki.

Contoh sebuah perkembangan adalah ketika anda memberikan pengajaran kepada anak anda bagaimana cara menulis, membaca, mewarnai, memanggil ibunya.

Dengan rajin memberikan pengajaran tentang hal yang sederhana dalam keseharian akan membantu otak kiri pada anak berkembang dengan baik.

Prinsip-Prinsip Perkembangan Anak Usia Dini

rangkaian prinsip perkembangan anak
pixabay.com

Para psikologi menyadari bahwa pola perkembangan yang tepat merupakan dasar untuk mengenali karakteristik anak-anak.

Juga diperlukan pengetahuan tentang apa yang menyebabkan adanya perbedaan atau variasi dalam tumbuh kembangnya untuk mengenali karakteristik anak-anak kita secara pribadi.

Untuk mengetahui bagaimana bentuk pola perkembangan anak, maka ada 10 prinsip-prinsip perkembangan anak yang akan mimin tunjukan.

1. Perubahan

Perkembangan merupakan perubahan. Tujuannya sendiri adalah agar sang anak mampu mendapat kemampuaan bawaan.

Sikap anak terhadap perubahan dipengaruhi oleh kesadaran si anak sendiri perihal perubahan tersebut. Seperti apa pengaruhnya terhadap karakteristik seorang anak.

Pengaruh terhadap perilaku dan tingkah seorang anak, Perilaku sosial terhadap perubahan ini, sejauh mana perngaruhnya terhadap penampilan anak, serta bagaimana reaksi kelompok sosial terhadap anak saat perubahan ini terjadi.

2. Perkembangan Awal

Perkembangan awal lebih adalah hal yang sangat penting daripada perkembangan selanjutnya, karena awal yang baik akan sangat mempengaruhi proses belajar dan pengalaman Tidak terkecuali terhadap perkembangan karakteristik anak.

Jadi ketika kita mendapati pola perkembangan pada anak yang bersifat negative maka bisa kita perbaiki sedari awal kita menyadarinya agar tidak berkelanjutan.

3. Interaksi Kematangan

Perkembangan akan menuntut tekanan pada kenyataan bahwa awal munculnya perkembangan yaitu berdasa pada interaksi.

Interaksi terhadap lingkungan sangat berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak, dengan mendapat lingkungan yang interaksinya bersifat positif maka positif pula hasilnya.

4. Diramalkan

Pola perkembangan anak sebenarnya bisa kita ramalkan, dimana kita dapat memperlambat ataupun mempercepatnya pralahir dan pascalahir.

Sama halnya dengan kreatifitas yang perlu diasah, maka dari itu dengan memberikan pengajaran yang baik akan membuat pertumbuhan dapat diramalkan dan dikembangkan dengan baik.

5. Karakteristik Tertentu

Prinsip kelima adalah sebuah perkembangan yang memiliki karakteristik tersendiri atau tertentu yang bisa kita ramalkan pula.

Namun hal yang paling penting yang ialah lahirnya karakteristik anak yang memiliki persamaan pola dan perkembangan bagi semua anak.

Dimana Perkembangan berlangsung mulai dari tanggapan umum ke tanggapan yang sangat detail.

Semua perkembangan tersebut terjadi secara berkesinambungan dalam berbagai bidang tapi mempunya kecepatan yang tidak sama dan ada sebuah korelasi terhadap perkembangan.

6. Perbedaan

Prinsip keenam adalah sebuah perkembangan dimana kita ketahui banyak muncul perbedaan individu dalam perkembangan .

Untuk beberapa individu pertumbuhannya tergantung pada pengaruh bawaan dan beberapa individu lainnya karena keadaan lingkungan yang ia tempati.

Ini sangat berperan penting dalam perkembangan anak baik dalam perkembangan fisik maupun perkembangan psikologis sang anak yang termasuk didalamnya adalah karakteristik anak.

Dalam mengetahui sebuah perbedaan dalam pertumbuhan sang anak, cukup mudah saja

Biasnya perbedaan individu dalam perkembangan adalah bahwa ketika orang tua maupun lingkungannya membuat dirinya mememntingkan apa yang dibutuhkan dan tidak mengharapkan perilaku yang sama pada semua anak.

7. Periode Perkembangan

Prinsip ketujuh perkembangan adalah bahwa dalam perkembangan anak terdapat sebuah periode.

Ada beberapa pola/periode dalam pola perkembangan anak yaitu:
• Pola pralahir,
• Masa neonatus,
• Masa bayi,
• Masa kanak-kanak awal,
• Akhir masa kanak-kanak dan
• Masa puber.

Kenali dengan baik semua periode itu, untuk mempersiapkan dengan baik perkembangan sang anak.
Dari semua periode di atas terdapat saat dimana sang nak mengalami keseimbangan dan ketidakseimbangan.

Serta pola pada perilaku serta karakteristik anak yang menunjukan sikap tidak normal, biasanya terbawa dari periode sebelumnya biasanya atau yang biasa kita sebut perilaku bermasalah.

8. Harapan Sosial

Prinsip kedelapan perkembangan adalah terdapatnya sebuah harapan social untuk semua periode perkembangan yang dilalui sang anak.

Harapan sosial sebenarnya berupa tugas perkembangan yang membuat para orang tua dan guru mampu mengetahui dengan baik pada usia berapa anak-anak mampu menguasai berbagai pola perilaku yang diperlukan bagi penyesuaian yang baik.

9. Bahaya Fisik

Prinsip kesembilan perkembangan yaitu bahaya fisik atau kemungkinan-kemungkinan yang akan anak alami disetiap langkah yang dialami sang anak.

Dalam sebuah perkembangan kemungkinana bahaya baik fisik maupun psikologis sangat mungkin terjadi, dan sangat mungkin untuk mengubah pola perkembangan si anak.

10. Kebahagiaan Bervariasi

prinsip kesepuluh perkembangan adalah kebahagiaan bervariasi terhadap setiap periode dalam pola perkembangan sang anak.

Awal tahun perkembangannya biasanya akan diisi dengan kebahagiaan, dan kebahagiaan sang anak akan berkurang ketika ia berada pada masa puberitasnya.

Kesimpulan

Perkembangan anak sangatlah penting untuk kita ketahui, baik dari segi Karakteristik, fisik, maupun psikologis.

Penting sebagai orangtua memberikan pengajaran karakter yang baik dalam setiap tumbuh kembang sang anak.

Karakteristik anak sendiri adalah hasil didikan kita sendiri sebagai orang tua, maka tidak heran ketika dalam satu kelas kita menjumpai karakter- karakter yang berbeda-beda pada setiap anak.

***

Demikianlah uraian singkat mengenai karakteristik serta perkembangan anak. Semoga dapat memberi manfaat dalam memahami perkembangan anak anda khususnya dalam memahami karakteristik anak.

Leave a Comment