Rincian Spesifikasi Laptop yang Bagus untuk Arsitek [Mahasiswa Maupun Profesional]

rincian spesifikasi laptop yang bagus untuk arsitek
Laptop untuk arsitek via Piqsels.com

Laptop yang bagus untuk arsitek  – Dunia arsitek sangat erat hubungannya dengan pengolahan gambar. Baik berupa rancangan maupan modelling.

Perkembangan teknologi belakangan ini menjadikan aktifitas menggambar yang dilakukan oleh para arsitek tidak hanya dengan cara manual akan tetapi juga dalam bentuk digital.

Sayangnya, pengolahan data digital dalam bentuk grafis berbeda dengan pengolahan data biasa khususnya dalam hal ukuran data.

Oleh karena itu, penggunaan laptop untuk mengolah gambar yang dibuat oleh para arsitek membutuhkan spesifikasi khusus yang sesuai dengan kebutuhan kerja para arsitek. Berikut rincian spesifikasi laptop yang bagus untuk arsitek.

1. Prosesor

Prosesor merupakan salah satu bagian komputer yang memiliki peran yang sangat penting dalam mengolah data baik input maupun output.

Performa prosesor yang tidak maksimal maka akan sangat menyulitkan bagi seorang arsitek dalam membuat rancang desain bangunan dalam bentuk digital.

Oleh karenanya untuk membuat rancangan digital maka dibutuhkan prosesor dengan kemampuan mumpuni.

Rekomendasi minimal spesifikasi prosesor untuk aktifitas desain saat ini adalah menggunakan prosesor  core series dari Intel atau yang setara.

Core i3 adalah minimal prosesor yang wajib digunakan untuk aktifitas pengolahan grafis. Untuk hasil yang lebih maksimal maka anda dapat menggunakan prosesor dengan core yang lebih tinggi seperti Core i5 dan Core i7 atau yang setara seperti AMD A8 dan AMS A10.

Selain pemilihan core, anda juga perlu memperhatikan tingkat kecepatan frekwensi pengolahan datanya yang biasanya diukur dalam satuah GHz. Semakin tinggi nila GHz-nya maka semakin baik performa pengolahan datanya.

2. Random Access Memory (RAM)

Penggunaan RAM dalam aktifitas desain digital juga tidak kalah pentingya. Khususnya jika anda menggunakan beberapa aplikasi dalam satu komputer secara bersamaan.

RAM pada komputer berkerja sebagai jembatan data yang sedang diolah dengan kecepatan akses yang dihitung dalam satuan bit. Kapasitas RAM yang kecil dapat mengakibatkan aplikasi menjadi hang atau berhenti secara tiba-tiba akibat tidak mampu menampung banyaknya bit data yang dijembataninya.

Pengolahan data dengan kualitas grafis yang tinggi seperti animasi atau pemodelan tiga dimensi tentulah akan membutuhkan kapasitas RAM yang tinggi agar dapat bekerja dengan optimal.

Saran penggunaan RAM untuk aktifitas grafis adalah minimal 4 Giga Byte (GB). Semakin besar dan banyak aplikasi yang anda gunakan maka disarankan untuk menggunakan RAM yang lebih tinggi untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan seperti Hang, atau aplikasi yang tiba-tiba close saat sedang dijalankan sehingga menghilangkan data-data yang telah dibuat sebelumnya.

Apabila anda ingin membeli laptop untuk kebutuhan arsitektur anda maka sangat disarankan untuk membeli laptop yang memmiliki lebih dari satu slot RAM sehingga jika kelak dibutuhkan anda dapat meng-upgrad atau menambah kapasitas RAM-nya.

 3. VGA Card

Jika Prosesor dan RAM sangat erat kaitannya dengan kemampuan pengolahan data, maka VGA adalah komponen yang sangat erat hubungannya dengan pengolahan grafis.

VGA adalah bagian yang sangat penting dalam mendukung aktifitas-aktifitas terkait kualitas grafis sperti pemodelan tiga dimensi (3D), editing video, edit gambar, dll.

Pada dasarnya, setiap laptop yang dijual dipasaran telah memiliki VGA yang tertanam secara langsung pada Main Board. Akan tetapi, bagi anda yang bekerja di bidang grafis sangat disarankan untuk mengunakan VGA terpisah.

Penggunaan VGA yang terpisah akan mempermudah dan mempercepat kerja anda, salah satunya dalam proses rendering.

Jika anda hanya mengandalkan VGA Onboard, maka proses rendering akan memakan waktu yang sangat lama sebab kerja VGA onboar akan dibagi dengan RAM. Berbeda jika anda menggunakan VGA card maka pekerjaannya akan sangat maksimal.

Minimal penggunaan VGA yang disarankan adalah 1 GB, semakin tinggi kapasitas VGA-nya maka semakin maksimal pula kemampuan pengolahan grafisnya.

4. Penyimpanan

Jamak diketahui bersama bahwa data yang bersifat grafis umumnya memiliki ukuran yang sangat besar. Oleh karena itu, kapasitas penyimpanan data bagi seorang arsitek juga sangat penting, khusunya untuk menyimpan file-file desain yang telah dibuat.

Kapasita penyimpanan minimal yang disarankan adalah 1 Tera Byte (TB). Semakin besar kapasitas maka semakin banyak data yang dapat ditampung.

Selain kuantitas penyimpanan yang besar, jenis penyimpanan juga patut untuk dipertimbangkan.

Saat ini terdapat dua jenis penyimpanan yakni Harddisk dan SSD. Meskipun kedunya sama berfungsi sebagai alat penyimpan data akan tetapi keduanya memiliki perbedaan yakni dalam hal kecepatan transfer data.

SSD yang merupakan teknologi penyimpanan terbaru memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat jika dibandingkan dengan Harddisk.

Oleh karena itu, untuk mendukung efisiensi kerja, sangat disarankan bagi anda seorang arsitek untuk menggunakan SSD sebagai media penyimpanan data.

Akan tetapi mengingat jika harga SSD saat ini masih terbilang mahal maka jika anda tidak memiliki SSD tersebut maka anda cukup menggunakan penyimpanan Harddisk.

****

Itulah rincian spesifikasi  Spesifikasi Laptop yang Bagus untuk Arsitek yang dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan baik untuk yang masih berstatus sebagi mahasiswa maupun yang telah terjun ke dunia profesional sebagai penyedia jasa desain arsitek.

Demikianlah pembahasan seputar spesifikasi  Spesifikasi Laptop yang Bagus untuk Arsitek, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Comment