Perdagangan Internasional [Pengertian, Faktor Pendorong, Bentuk, Regulasi, dll]

Perdagangan Internasional – Jika diibaratkan dengan manusia, maka negara ibarat seorang manusia yang tidak dapat hidup tanpa bantuan dari orang lain.

Begitulah keadaan suatu negara yang akan sangat sulit untuk bertahan tanpa bantu dari negara lain.

Tak ada satupun negara di dunia ini yang dapat memenuhi segala kebutuhannya secara mandiri tanpa bantuan dari negara lain.

Hal tersebut kemudian melatarbelakangi terjalinnya hubungan antara bangsa yang salahsatunya melalui kerjasama ekonomi.

HUBUNGAN EKONOMI ANTAR NEGARA

Hubungan ekonomi internasional
Forum ekonomi dunia Vai Flickr.com

Hubungan ekonomi yang terjalin antar bangsa merupakan hubungan berupa aktifitas-aktifitas ekonomi baik berupa eksport maupun import.

Hubungan tersebut terwujud dalam beragam bentuk diantaranya:

  • Pertukaran barang baik berupa hasil bumi, industri dll dari sebuah negara dengan negara lain yang disebut dengan perdagangan antarnegara (internasional).
  • Hubungan ekonomi berupa hutang piutang.
  • Hubungan berupa pertukaran produk serta sarana produksi.

Ketiga bentuk hubungan ekonomi tersebut pada akhirnya dapat mendorong kemajuan setiap negara di berbagai sektor seperti sektor industri, transportasi, serta mendorong munculnya perusahaan-perusahaan bertaraf multinasional.

Selain itu, disamping berdampak pada kondisi ekonomi hubungan internasional tersebut juga dapat berdampak pada hubungan sosial dan politik kedua negara.

Perdagangan Internasional

Layaknya perdagangan pada umumnya yang melibatkan pihak pembeli dan penjual, perdagangan internasional juga dilakukan dalam bentuk jual beli berupa barang maupun jasa yang melibatkan dua atau lebih negara yang bertindak sebagai penjual dan pembeli yang berdasarkan atas kesepakan semua pihak.

Pengertian Internasional

Berdasarkan referensi dari Wikipedia dapat dijelaskan bahwa perdagangan antara negara ialah perdagangan yang dilakukan masyarakat sebuah negara dengan masyarakat negara lain yang berlandaskan pada kesepakan bersama.

Masyarakat yang dimaksud dalam pengertian perdagangan diatas dapat berupa perdagangan antar individu, individu dengan pemerintah, atau pemerintah dengan pemerintah anyar negara.

Faktor-Faktor Pendorong Perdagangan Internasioanal

Faktor pendorong perdagangan antar negara
Faktor pendorong perdagangan internasional VIA publicdomainpictures.com

Pada dasarnya, perdagangan internasional ini bukanlah hal yang baru di dunia ekonomi, khususnya perdagangan.

Aktifitas perdagangan ini telah terjadi sejak dahulu yang dilatar belakang oleh berbagai macam faktor diantaranya:

1. Faktor Potensi Sumber Daya Alam

Tidak semua negara memiliki sumberdaya alam yang sama. Sebuah negara dapat memiliki sumberdaya alam tertentu yang melimpah sedangkan di sisi lain terdapat negara yang kekurangan sumber daya alam.

Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama dengan negara yang lainnya untuk saling melengkapi kebutuhan khususnya yang bersumber dari alam.

2. Faktor Pemenuhan Kebutuhan

Hingga saat ini belum ada negara yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakatnya secara mandiri baik negara maju maupun negara berkembang.

Dengan begitu setiap negara akan melakukan pemenuhan kebutuhan dalam negri melalui kerjasama dengan negara pemasok.

3. Peningkatan pendapatan negara

Dengan adanya kerjasama dagang ini maka setiap negara dapat melakukan perluasan jangkauan pasar sehingga berdampak pada pendapatan negara, baik secara langsung maupun tidak langsung.

4. Faktor Sumber Daya Manusia

Sebagaimana sumber daya alam, faktor sumber daya manusia juga dapat menjadi faktor pendorong terjadinya perdagangan Natar negara.

Faktor sumber daya manusia dalam hal ini bisa berupa penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta skill pengolahan sumber daya yang berbeda-beda tiap negara.

5. Faktor Sosial dan Politik

Tak bisa dipungkir bahwa hubungan ekonomi antar bangsa dapat berdampak luas. Tidak hanya berdampak pada keuntungan ekonomi semata tapi dapat berdampak pada hubungan sosial dan politik suatu negara.

6. Era Globalisasi

Kondisi zaman juga menjadi faktor pendorong terjadinya perdagangan internasional ini. Era keterbukaan seperti saat ini memaksa setiap negara untuk membuka diri terhadap dunia dimana negara-negara yang dahulunya sangat tertutup, perlahan membuka diri terhadap negara-negara lain.

PERANAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Perdagangan antar negara merupaka salah satu komponen terpenting dalam hal pemenuhan kebutuhan sebuah negara, baik kebutuhan sumber daya alam, kebutuhan sumber daya manusia, kebutuhan permodalan, dll.

Bahkan pertumbuhan Gross Domestik Produk (GDP) suatu negara sedikit banyaknya dipengaruhi oleh adanya aktifitas perdagangan Internasional ini.

Pada dasarnya, perdagangan internasional sangat berperan penting dalam kemajuan suatu negara. Dengan adanya perdagangan maka sebuah negara dapat melakukan banyak hal. Diataranya:

Membuka peluang kerjasama selaus-luasnya dengan negara-negara di seluruh dunia.

  • Memaksimalkan pengolahan sumber daya melalui pertukaran teknologi sehingga memungkinkan terjadinya percepatan pertumbuhan ekonomi.
  • Membuka perluasan jangkauan pemasaran serta pergerakan sumber daya, baik berupa sumber daya alam, mausia, hingga permodalan.
  • Mendorong percepatan pembangunan industri, teansportasi, dll.

BENTUK-BENTUK KERJASAMA PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Bentuk kerjasama global
Kerjasama dagang antar negara via pxhere.net

Kerjasama dagang internasional di dunia ini umumnya dilakukan dalam beberapa bentuk perdagangan, diantaranya adalah :

A. Kerjasama Bilateral

Kerjasama perdagangan bilateral melakukan kerjasama perdagangan yang dilakukan antar dua negara saja.

Kerjasama ini tidak melibatkan negara pihak ketiga, sehingga dapat dikatan bahwak kerja sama perdagangan ini bersifat langsung.

B. Kerjasama Regional

Kerjasama perdagangan regional merupakan kerjasama perdagangan internasional yang melibatkan beberapa negara yang tercakup dalam sebuah regional tertentu.

Regional-regional tersebut biasanya merupakan kumpulan negara yang saling berdekatan satu sama lain seperti Uni Eropa, ASEAN, dll.

C. Kerjasama Multilateral

Kerjasama dagang multilateral adalah kerjasama dagang yang melibatkan beberapa negara yang tidak terikat oleh wilayah regional tertentu.

Biasanya kerjasama ini didasarkan atas asas kebutuhan satu sama lain yang tidak dapat dipenuhi baik secara bilateral maupun secara regional.

MANFAAT PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Hadirnya aktifitas perdagangan internasional ini tentunya akan memberikan manfaat bagi negara-negara yang terlibat didalamnya.

Berikut beberapa manfaat serta keuntungan yang didapatkan oleh masing-masing negara dalam menjalankan perdagangan internasional:

  • Negara dapat memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa yang tidak dapat dipenuhi secara mandiri baik yang diakibatkan oleh keterbatasan sumber daya ala, manusia maupun teknologi.
  • Negara dapat memaksimalkan keuntungan serta pendapatan negara dengan adanya perluasan jangkauan pasar keseluruh dunia.
  • Negara dapat memaksimalkan produksi domestik melalui proses transfer teknologi dengan negara lain.
  • Membuka lapangan kerja bagi masyarakat dengan terbukanya industri – industri baru yang bertaraf internasional.
  • Memper erat hubungan dengan negara-negara lain baik secara ekonomi, sosial, maupun politik.
  • Penyebaran sumber daya manusia.

JENIS-JENIS PERDAGANGAN ANTAR NEGARA

Proses Eksport import
Jenis perdagangan antar negara via pxhere.net

Apa saja jenis-jenis aktifitas perdagangan yang tercakup dalam perdagangan antar negara?

Aktifitas perdagangan antar negara mencakup beberapa jenis perdagangan. Berikut beberapa jenis aktifitas perdagangan internasional:

Aktifitas Eksport

Aktifitas Eksport adalah aktifitas perdagangan dimana sebuah negara menjual produk mereka ke luar negeri. Saat Indonesia menjual hasil lautnya ke Jepang, itu berarti Indonesia melakukan aktifitas Eksport hasil sumber daya lautnya ke negara Jepang.

Di Indonesia sendiri, eksport dibagi menjadi dua jenis yakni Eksport biasa dan Eksport tanpa Letter of Credit(L/C).

Eksport Biasa adalah aktifitas eksport yang dilakukan sesuai dengan standar eksport yang telah ditetapkan oleh negara yang kemudian dengan menggunakan pembayaran sistem L/C.

Eksport tanpa L/C adalah jenis aktifitas eksport yang dilakukan tanpa menggunakan sistem pembayaran Letter of Credit. Sistem eksport tanpa L/C ini hanya dapat dilakukan jika telah mendapatkan izin dari pihak departemen perdagangan.

Aktifitas Import

Berbanding terbalik dengan aktifitas Eksport, aktifitas Import adalah aktifitas perdagangan dengan memasukkan barang atau membeli barang dari luar negri.

Jika Indonesia membeli barang dari Cina maka Indonesia akan melakukan import barang dari Cina. Dalam hal ini, negara bertindak sebagai pihak pembeli yang disebut dengan istilah importir.

Aktifitas Barter

Jenis aktifitas dagang internasional lainnya adalah Barter. Barter adalah aktifitas saling tukar menukar barang yang dilakukan antara negara.

Sistem barter merupakan alternatif lain selain jual beli. Barter biasanya dilakukan setelah terjadi kesepakatan akan nilai masing-masing barang yang akan menjadi objek pertukaran.

Consigment (Konsinyasi)

Konsinyasi atau konsigment merupakan aktifitas perdagangan dengan sistem titip jual dimana setiap produk yang ingin dijual dapat di titipkan pada pihak penyedia jasa penitipan yang disebut consignee di pasar internasional sebelum akhirnya mendapatkan pembeli.

Hal tersebut bertujuan untuk memperluas pasar serta mengurangi biaya promosi.

Package Deal

Sistem Package Deal merupakan cara lain dalam upaya perluasan pasar suatu barang. Package deal adalah kesepakatan dagang yang dibuat dengan sistem paketan dimana kedua negara bersepakat mengenai ketetapan jumlah barang yang akan di eksport atau di import.

Border Crossing dan Sea Border Crossing

Border Crossing adalah perdagangan antar negara yang saling berbatasan satu sama lain yang terjadi di daerah sekitar batas kedua negara.

Perdagangan Border Crossing ini bertujuan untuk memudahkan masyaraka yang hidup di daerah perbatasan kedua negara untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka yang tentunya telah disepakati bersama oleh kedua negara.

Aturan mengenai perdagangan Border Crossing ini tidak hanya mencakup perbatasan darat tapi juga perbatasan laut yang dikenal dengan Sea Border Crossing.

REGULASI PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Regulasi dagang internasional
Regulasi dagang antar negara via pxhere.net

Secara umum, regulasi yang diberlakukan pada perdagangan internasional dibicarakan pada perjanjian antar negara yang terlibat.

Adapun perbedaan regulasi yang terkadang terjadi biasanya akan diselesaikan oleh WTO (World Trade Organization).

FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PERDAGANGAN ANTAR NEGARA

Meskipun dapat berdampak baik pada negara, aktifitas perdagangan antar negar juga terkadang mengalami hambatan dalam perjalanannya.

Berikut beberapa hambatan-hambatan yang terkadang terjadi dalam aktifitas dagang internasional ini:

Faktor Keamanan

Faktor keamanan suatu negara merupakan salah satu faktor yang paling mempengaruhi lancar tidaknya transaksi.

Jika sebuah negara tidak dapat memberikan jaminan keamanan terhadap barang perdagangan maka negara-negara lain akan memilih mencari negara yang dapat memberikan jaminan keamanan.

Faktor Kebijakan Pemerintah

Faktor Kebijakan pemerintah yang dinilai dapat memberatkan importi atau eksportir yang dapat berdampak pada gagalnya perdagangan antar negara.

Diantara kebijakan-kebijakan yang paling sering menghambat adalah pembatasan jumlah import atau eksport, bea masuk, dll.

Fluktuasi Mata Uang

Fluktuasi mata uang juga dapat menjadi penyebab gagalnya transaksi. Hal tersebut dikarenakan sulitnya para eksportir atau importir untuk menentukan harga dasar akibat fluktuasi nilai mata uang yang selalu berubah-ubah.


Demikianlah ulasan singkat mengenai perdagangan antar negara. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment