4 Jenis Sapi Unggul Dengan Keuntungan Maksimal

Bisnis sapi adalah salah satu bisnis yang paling menguntungkan. Terlebih lagi jika anda jeli dalam memilih jenis sapi yang Ingin anda budidayakan baik sapi Limosin, Sapi Bali, sapi Simental, sapi Brahman, atau jenis sapi sapi lainnya.

Pada pembahasan kali ini, kita akan sedikit mereview 4 jenis sapi yang sangat menguntungkan untuk dibudidayakan. Yuk mari kita membahasnya satu per satu.

Sapi Limosin

sapi limosin
en.wikipedia.org

Sapi limosin adalah jenis sapi yang dapat memberikan keuntungan maksimal bagi pemiliknya baik dari sisi kualitas dagingnya maupun nilai jualnya.

Sapi limosin pertama kali dibudidayakan di negara Peranci dan kemudian tersebar di berbagai degara khususnya pada negara-negara beriklim dingin.

Ciri – Ciri Sapi Limosin

Tidak sulit untuk mengenali jenis sapi yang satu ini, sebab bentuknya yang khas menjadikannya berbeda dengan jenis sapi-sapi lainnya.

Berikut beberapa ciri-ciri sapi limosin:

  • Ukuran tubuh lebih besar serta lebih panjang jika dibanding dengan sapi jenis lain seusianya.
  • Memiliki bulu yang lebat dan pada umumnya berwana coklat tua dengan warna yang sedikit terang pada bagian kaki ( lutut kebawah) serta pada bagian mata.
  • Bentuk tanduknya melengkung dan tumbuhnya sedikit keluar.
  • Mempunyai rumen yang besar.

Itulah 4 ciri-ciri umum yang dimiliki sapi pedaging jenis Limosin. Untuk lebih jelasnya anda dapat melihat pada gambar sapi limosin dibawah.

Keunggulan Ternak Sapi Limosin

keunggulan sapi limosin
commons.wikimedia.org

Salah satu keunggulan utama Sapi limosin adalah kualitas daging. Limosin adalah salah satu jenis sapi pedaging Dengan kualitas daging terbaik diantara sapi-sapi pedaging yang ada.

Berbeda dengan sapi jenis lain, ternak sapi limosin ini dapat memberikan banyak keunggulan. Berikut beberapa keunggulan budidaya sapi Limosin:

  • Pertumbuhannya terbilang cepat, tidak jauh berbeda dengan sapi jenis lainnya seperti sapi Bali, Sapi Brahma, atau sapi simental. Oleh karenanya sangat cocok untuk di budidayakan sebagai sapi pedaging.
  • Pertumbuhan yang cepat menjadikan sapi ini memiliki berat badan serta jumlah daging yang lebih banyak daripada jenis sapi lain yang seusianya.
  • Memiliki kualitas daging yang sangat baik yang sangat cocok untuk dijadikan daging konsumsi.
  • Jangka waktu yang dibutuhkan budidaya sapi limosin cenderung cepat disebabkan karena tingkat pertumbuhannya yang sangat cepat.
  • Tingkat ketahanan terhadap penyakit lebih tinggi jika dibandingkan dengan sapi-sapi yang lain.
  • Tidak hanya dagingnya yang dijual melainkan susunya dapat diolah menjadi minuman sehat, serta kulitnya dapat digunakan untuk bahan dasar berbagai macam kerajinan seperti pembuatan tas dompet sepatu dan lain-lain.

Berapa Kisaran Harga Sapi Limosin di Pasaran?

sapi jenis limosin
flickr.com

Sapi Limosin terkenal memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran. Berikut beberapa kisaran harga jual sapi Limosin di pasaran. Diantaranya adalah:

Harga sapi Limosin umur 5 bulan sampai 6 bulan dapat dihargai hingga 14.000.000 / per ekornya.

sedangkan harga sapi Limosin umur 6 bulan sampai 8 bulan dihargai dengan kisaran harga 17.000.000/ekor.

harga sapi Limosin umur 8 hingga 10 bulan harga jualnya dapat mencapai 19.000.000/ekor.

Sedangkan untuk yang berusia di atas 1 tahun dapat dihargai hingga mencapai 23.000.000/rekor.

Selain harganya yang tinggi serta beberapa keunggulan ternak sapi Limosin diatas, terdapat faktor lain yang dapat menjadi keuntungan tambahan bagi para pembudidaya sapi Limosin.

Hal lain yang sangat menguntungkan dari ternak sapi Limosin adalah ketersediaan stok daging sapi dalam negeri masih belum dapat memenuhi kebutuhan akan daging di masyarakat.

Bahkan hingga saat ini Pemerintah masih melakukan impor daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Dengan begitu dapat dikatakan bahwa peluang untuk memaksimalkan keuntungan dari budidaya sapi limosin masih sangat besar dan menjanjikan.

Berikut beberapa contoh gambar sapi Limosin.

2. Sapi Bali

sapi bali
mydokterhewan.blogspot.com

sapi Bali adalah salah satu jenis sapi unggul yang berasal dari Indonesia.

Seperti namanya, sapi jenis ini pertama kali budidayakan oleh masyarakat Bali sejak dahulu.

Saat ini jenis sapi ini tidak hanya dibudidayakan di Bali saja, melainkan banyak dibudidayakan di daerah lain seperti di Lombok serta bagian-bagian lainnya di Indonesia bahkan telah menyebar hingga ke beberapa negara seperti Australia, Malaysia, serta Filipina.

Dahulu, sapi yang berasal dari bali ini adalah seekor banteng yang yang kemudian dijinakkan dan dipelihara sehingga mengalami perubahan perilaku serta cara hidup yang berpengaruh pada perubahan bentuk tubuh.

Perubahan-perubahan yang terjadi diantaranya adalah perubahan pada ukuran tubuh. Mulai dari tinggi badan hingga bobot tubuh berubah menjadi sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan seekor banteng.

Ciri – Ciri Sapi Bali

Ciri-ciri sapi Bali tidak jauh berbeda dengan banteng.

Untuk anakan, sapi ini berwarna merah mengkilap dan sawo matang dengan bentangan garis hitam di sepanjang punggung sapi.

Saat menjadi sapi dewasa, ciri-ciri sapi bali akan mengalami perubahan khususnya pada sapi jantan. Sedangkan Sapi Bali betina mungkin tidak banyak mengalami perubahan. Akan tetapi tidak dengan dengan sapi jantan.

Saat dewasa, ciri-ciri sapi Bali jantan akan mengalami perubahan yang sangat signifikan.

Sapi Bali jantan yang sudah dewasa akan mengalami perubahan warna menjadi berwarna hitam. Meskipun jika dicermati masih tetap memiliki sedikit bulu yang berwarna sawo matang.

Sedangkan jika sudah tua, sapi Bali jantan akan memperlihatkan ciri-ciri khusus berupa munculnya titik putih pada bagian dahi dan dasar tanduk.

Ciri-ciri sapi bali yang juga khas adalah tidak adanya punuk pada bagian pundaknya serta warna kaki yang berwarna putih.

Keunggulan Beternak Sapi Bali

budidaya sapi bali
nusabali.com

Selain sapi Limosin, sapi jenis ini juga sangat berpotensi untuk di budidayakan. Berikut beberapa keunggulan beternak sapi Bali:

  • Memiliki tingkat adaptasi yang baik terhadap lingkungan sehingga tidak mudah stress saat berada di lokasi yang baru.
  • Memiliki tingkat reproduksi yang tinggi dimana sudah dapat di kawinkan sejak usia 24 bulan. Dengan presentase kelahiran anak sapi sangat tinggi dan presentase kematian anak sangat rendah.
  • Memiliki daya cerna yang baik terhadap pakan apa saja sehingga para peternak sapi Bali tidak terlalu dipusingkan dengan masalah pakan.
  • Memiliki tingkat fertilitas yang sangat tinggi bahkan melampaui tingkat fertilitas sapi import.
  • Seperti sapi Limosin, Sapi jenis ini termasuk sapi Pedaging yang sangat unggul. Memiliki tulang yang cenderung lebih kecil serta jumlah daging yang dihasilkan lebih banyak serta lebih bermutu.
  • Menghasilkan karkas yang sangat berkualitas serta rendah lemak.
  • Memiliki daya tahan yang baik terhadap panas, terutama pada musim kemarau.
  • Sangat mudah di jinakkan.

itulah beberapa keunggulan sapi yang berasal dari Bali ini.

Namun di sisi lain, terdapat beberapa jenis sapi bali yang sangat riskan terkena penyakit Jembrana yang penyebarannya dapat ditularkan melalui lalat serta peyakit MCF.

Olehkarena itu, jika anda ingin beternak sapi bali, sangat disarankan untuk memilih jenis Nusa Penida.

Sapi bali jenis Nusa Penida dapat memproduksi vaksin yang dapat menghidarkannya dari penyakit Jembrana serta penyakit-penyakit lainnya baik yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Seperti penyakit antrak, penyakit kuku dan mulut, dll.

Berapa Kisaran Harga Sapi Bali di Pasaran?

jual sapi bali
kupastuntas.co

Nilai jual sapi ini di pasaran cukup tinggi, diatanranya:

Harga sapi Bali untuk anakan bisa mencapai 6.000.000 per ekor.

Sedangakan harga sapi Bali dewasa berkisar antara 12.000.000 hingga 16.000.000 per ekornya.

Harga tersebut dapat dikatakan sangat menguntungkan bagi peternak sapi Bali jika di bandingkan dengan tingkat perkembangbiakan sapi Bali yang dapat bereproduksi setiap tahunnya.

Cara Beternak Sapi Bali

Ada tiga hal utama yang harus diperhatikan dalam beternak sapi Bali yaitu, penyediaan bibit atau indukan, penyiapan kandang, serta pakan.

1 Ciri – Ciri Indukan Sapi Bali Unggul

cara budidaya sapi bali
voaindonesia.com

Dalam memilih indukan, sebaiknya dilakukan dengan teliti agar hasil yang didapatkan bisa maksimal. Berikut ciri-ciri indukan sapi Bali betina yang berkualitas:

  • Memiliki bentuk leher serta kepala yang berbentuk ramping.
  • Ukuran lebar pinggul terlihat lebih besar daripada ukuran lebar dada.
  • Memiliki puting susu yang sejajar.
  • Terlihat tegak dengan kaki yang kuat dan besar.

2. Penyediaan Kandang

  • Kriteria kandang yang baik adalah terhindar dari hujan, hangat, serta memiliki sirkulasi udara yang baik.
  • Selain itu, kesehatan dan kebersihan kandang harus selalu terjaga untuk menghindarkan sapi dari terjangkit virus atau penyakit.
  • Lakukan penyemprotan rutin baik didalam maupun di sekitar kandang, serta pemberian vaksin kepada sapi agar ketahanan tubuhnya tetap terjaga.
  • Bila perlu, siapkan kandang khusus untuk sapi yang sedang sakit agar tidak menulari sapi-sapi yang lain.

3. Pemberian Pakan

Meskipun dapat beradaptasi dengan berbagai macam pakan, namun pemberian pakan yang sehat serta mencukupi kandungan gizi dan nutrisinya tetap diperlukan.

Hal tersebut bertujuan untuk menikatkan kualitas dagingnya  agar dapat meningkatkan nilai jualnya kelak.

Beberapa pakan yang baik diantaranya adalah rerumputan hijau, dedak, jerami, hingga kulit kakao.

Dosis pemberian pakan hijau untuk setiap ekor sapi adalah 10% dari berat bobot sapi tersebut dengan pembagian komposisi biji-bijian dan rerumputan hijau.

Dan jangan lupa untuk memberikan pasokan air minum yang cukup. khususnya saat cuaca sedang panas.

Sapi Simental

gambar sapi simental
pixabay.com

Sapi Simental merupakan jenis sapi pedaging selanjutnya yang dapat memberikan keuntungan maksimal kepada pemiliknya.

Sapi simental merupakan jenis sapi perah yang mulanya di kembangbiakkan di Switzerland yang merupakan hasil kawin silang antara sapi endemik Swiss dengan sapi yang berasal dari Jerman.

Saat ini, sapi jenis ini telah banyak tersebar di wilayah benua Eropa, benua Amerika, Australia, dan Asia.

Ciri-ciri Sapi Simental

Sapi Simental dan Sapi Limosing secara sekilas terlihat mirip. Namun keduanya memiliki cici-ciri masing masing.
Berikut beberapa ciri-ciri khas dari sapi simental:

  • Bulu sapi Simental umumnya berwarna merah bata atau kuning kecoklatan.
  • Bentuk tubuh terlihat memanjang seperti sapi Limosin.
  • Terlihat perbedaan warna pada bagian kaki, kepala, dan ujung ekor yakni berwarna putih.
  • Berat sapi Simental jantan dewasa dapat mencapai hingga 1,1 ton, sedangkan bobot sapi Simental betina dewasa dapat mencapai 800 kg.

itulah beberapa ciri-ciri sapi Simental secara umum yang membedakannya dengan sapi Limosin.

Kenapa Harus Beternak Sapi Simental?

peternakan sapi simental
pixabay.com

Seperti dengan sapi Limosin dan Sapi Bali, sapi Simental pun dapat memberikan keuntungan maksimal bagi pembudidayanya.

Berikut beberapa keunggulan beternak sapi simental:

Sapi Simental adalah salah satu sapi penghasil daging berkualitas dan banyak. hal tersebut dikarenakan bobotnya yang dapat mencapai 1.4 ton.

Perkembangan bobotnya sangat cepat. kenaikan bobot sapi Simental dapat mencapai 2.1 kg setiap harinya.

Produksi karkas sangat tinggi dengan tingkat presentasi lemak yang sangat kecil.

Pada dasarnya sapi Simental adalah jenis sapi perah sehingga sapi ini tidak hanya memberikan keuntungan dari dagingnya saja tapi susunya pun dapat diolah menjadi minuman yang menyehatkan.

Berapa Harga Sapi Simental di Pasaran

Melihat kualitas daging yang dihasilkan sapi metal ini, maka dapat dipastikan harganya jual dagingnya pastilah akan tinggi pula.

Saat ini, kisaran harga daging sapi Simental atau sapi metal ini bisa mencapai 48.000 per kilonya. Harga sapi Simental tersebut tentulah dapat berubah mengikuti permintaan pasar.

sedangkan harga pedet untuk sapi simental bisa mencapai 14.000.000 per ekornya dengan spesifikasi tinggi 120 cm.

sapi brahman

gambar sapi brahman
commons.wikimedia.org

Sapi Brahman adalah jenis sapi pedaging yang berasal dari India yang kemudian masuk dan berkembang pesat di wilayah Amerika.

Di Amerika, Sapi ini dikembangkan secara genetik sehingga menghasilkan jenis sapi Brahman dengan mutu genetik yang unggul.

Sama seperti sapi Limosin, Simental, dan sapi Bali, Sapi Brahman merupakan jenis sapi potong/pedaging dengan kualitas daging yang unggul. Bobotnya berkisar antara 800 kg hingga 1100kg untuk Brahman jantan dewasa.

sedangkan untuk betina dewasa bobotnya berkisar antara 500kg hingga 700kg.

Sapi jenis ini termasuk sapi yang pemalu. Meski begitu, sapi ini memiliki sifat yang sama dengan sapi bali yakni sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Ciri-Ciri Sapi Brahman

ciri-ciri bentuk sapi brahman
flickr.com

Secara fisik, sapi ini memilik ciri-ciri fisik yang sangat mudah dikenali. Diantaranya adalah:

  • Ciri-ciri khas dari sapi Brahman adalah memiliki punuk yang besar.
  • Berkulit longgar, seperti orang yang memakai baju kebesaran.
  • Memiliki gelambir yang berlipat-lipat sepanjang leher hingga perut.
  • Bentuk telinga yang runcing dan memanjang.
  • Warnanya lebih variatif jika dibandingkan dengan sapi Limosin atau sapi Simental, Yakni warna merah, hitam, dan abu-abu.
  • Dapat beradaptasi di berbagai macam cuaca, bahkan dapat bertahan di cuaca ekstrim.

Jenis-jenis sapi Brahman

Setelah melalui pengembangan genetik, sapi brahman yang kebanyakan beredar saat ini bukan lagi dari gen asli melainkan dari pengembangan gen atau kawin silang yakni sapi Brahman Amerika dan sapi Brahman Cross.

Sapi Brahman Amerika

sapi brahman amerika
flickr.com

Sapi Brahman Amerika adalah jenis gen unggul yang di kembangkan di Amerika. Sapi jenis ini adalah favorit para peternak sapi Brahman.

Sapi Brahman Amerika di yakini memiliki kualitas dagin yang baik serta memiliki daya tahan tubuh yang sangat tinggi dengan bobot badan mencapai 1100 kg untuk jantan dan 700 kg untuk betina.

Sapi Brahman Cross

gambar sapi brahman cross dari australia
flickr.com

Sapi Brahman Cross merupakan varian yang dikembangkan di Australia. Sapi brahman Cross merupakan hasil kawin silang antara sapi Brahman Amerika dengan sapi lokal Australia berjenis Shorthorn dan Hereford.

Berapa Harga Sapi Brahman di Pasaran

Berikut harga sapi Brahman di pasaran saat ini yang dapat anda jadikan referensi.

Harga bibit berkisar antara 16.000.000 hingga 18.000.000 per ekor. Sedangkan untuk sapi

Brahman dewasa yang telah siap potong harganya berkisa diantara 35.000.000 hingga 40.000.000 per ekor.

* * *

Demikianlah ulasan mengenai 4 jenis sapi yang paling menguntukan untuk di budidayakan.

Namun diluar dari kempat jenis diatas, masih banyak jenis jenis sapi lain yang juga menguntungkan untuk di budidayakan. Diantaranya adalah sapi Angus, sapi Wagyu, sapi Madura, Sapi Jawa, spai Holstein, serta sapi Belgian Blue.

Semoga ulasan diatas bermanfaat bagi anda sebagai bahan refernsi untuk memulai beternak sapi Limosin, sapi Bali, sapi Metal, maupun sapi Brahman. Selamat mencoba.

Leave a Comment