Syarat dan Prosedur Penerbitan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)

Surat keterangan domisili usaha – Seorang pengusaha yang baru memulai langkah awalnya di dunia usaha pasti berharap suatu saat bisnisnya akan terus berkembang hingga menjadi sebuah perusahaan besar di kemudian hari.

Oleh karena itu segalanya harus dipersiapkan dengan matang, tidak terkecuali dengan urusan kelengkapan administrasinya.

Salah satu kelengkapan administrasi yang biasanya luput dari perhatian seorang pengusaha pemula adalah surat keterangan domisili usaha(SKDU).

Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)

Permohonan skdu
Pixabay.com

Surat keterangan domisili usaha adalah surat yang memberikan keterangan mengenai lokasi keberadaan suatu unit usaha.

Tidak jauh berbeda dengan Surat Keterangan Domisili Perusahaan yang telah dibahas disini, SKDU adalah bentuk keterangan domisili usaha yang ditujukan untuk usaha kecil dan menengah (UKM).

UKM yang dimaksudkan disini adalah sebuah unit usaha yang mempunyai jumlah total kekayaan dibawah 200 juta rupiah diluar nilai tanah dan bangunan yang digunakan.

Sedangkan untuk perusahaan besar seperti PT, Indust ,dll, mereka dapat membuat surat keterangan domisili Perusahaan atau SKDP.

Manfaat Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)

Meskipun negara tidak mengatur sanksi mengenai ketiadaan SKDU dalam satu unit usaha, namun keberadaan SKDU memiliki peran penting untuk perkembangan usaha kedepannya. Khususnya jika unit usaha tersebut memiliki perencanaan yang besar kedepannya.

Diantara urusan-urusan administrasi perusahaan yang membutuhkan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) sebagai salah satu syarat pelengkapnya adalah:

  • Pengajuan permohonan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
  • Pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Permohonan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
  • Permohonan Nomor Produksi Pangan Industri Rumahan (PIRT).
  • Permohonan Label Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI).
  • Untuk mendapatkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).
  • Dll.

Prosedur Penerbitan SKDU

Surat Keterangan Domisili Usaha ini merupakan surat keterangan yang diterbitkan oleh pihak kelurahan yang ditandatangani oleh kecamatan.

Untuk melakukan pengajuan maka seorang pemohon dapat mengajukan permohonan ke kantor desa atau kantor lurah dengan berikut kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan.

Syarat-Syarat Umum Kelengkapan Pengajuan SKDU

Syarat umum pengajuan skdu
Pixabay.com

Adapun syarat-syarat yang harus dilengkapi untuk pengajuan permohonan SKDU adalah:

Melampirkan Kartu tanda Penduduk (KTP) pemilik Usaha.

Melampirkan Kartu Keluarga (KK) pemilik usaha.

Meminta surat pengantar dari RT dan RW.

Melampirkan Surat pernyataan dari tetangga sekitar usaha yang menyatakan tidak keberatan dengan adanya usaha yang dijalankan di lingkungan mereka minimal 4 orang yang disertai KTP.

Melampirkan surat bukti kepemilikan lahan tempat usaha yang sah jika lokasi usaha milik sendiri atau surat perjanjian sewa menyewa lahan jika lokasi yang ditempati adalah lokasi sewaan.

Melampirkan dokumen-dokumen tambahan yang di minta oleh pihak kelurahan setempat.

Itulah beberapa syarat yang harus dilengkapi sebagai kelengkapan berkas pengajuan.

Langkah-langkah Pengurusan SKDU

Setelah lah semua kelengkapan terpenuhi maka saatnya pemohon mengajukan permohonan ke kantor desa atau kantor lurah setempat . Berikut langkah-langkahnya.

1. Mengurus Surat Pengantar Dari RT dan RW

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah meminta surat pengantar dari ketu RT dan RW di lokasi usaha didirikan atau beroperasi.

Perlu diketahui bahwa permohona surat pengantar dari RT maupun RW bersifat gratis alias tidak dipungut biaya.

Namun jika ada, umumnya permintaan tersebut bersifat sukarela sebagai bentuk andil sebuah usaha dalam pengembangan lingkungan sekitar.

2. Pengajuan Berkas Ke Kantor Desa atau Kelurahan

Setelah mendapatkan surat pengantar dari RT dan RW, pemohon dapat mengajukan permohonan ke kantor desa atau kelurahan setempat.

Disana pemohon akan diminta untuk mengisi formulir pengajuan dengan lengkap yang kemudian akan diserahkan kepada petuga kelurahan bersama dengan kelengkapan berkas lainnya.

3. Penerbitan SKDU

Setelah semua berkas dinyatakan lengkap, pihak desa atau kelurahan akan segera memproses pengajuan permohonan SKDU yang dikordinasikan kepada pihak terkait.

Umumnya penerbitan dapat segera dilakukan jika tidak ada kendala oleh pihak desa atau kelurahan.

Pada wilayah tertentu, penerbitan SKDU harus diteruskan terlebih dahulu ke pihak kecamatan untuk mendapatkan tanda tangan pihak kecamatan.

Setelah semua selesai maka Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) Dapat diterbitkan.

Lama Proses Penerbitan SKDU

Durasi penerbitan surat keterangan domisili usaha sejak pengajuan
Pixabay.com

Durasi pengajuan hingga penerbitan SKDU untuk setiap daerah umumnya berbeda-beda. Hal tersebut tergantung pada aktifitas kantor di wilayah tersebut.

Akan tetapi secara umum proses penerbitan SKDU biasanya berkisar antara 1 hingga 10 hari kerja yang dapat diambil di kantor desa atau kelurahan setempat.

Biaya Pengurusan Penerbitan SKDU

Secara resmi pemerintah tidak memungut biaya atas penerbitan SKDU alias gratis. Oleh karenanya jika seorang pemohon diwajibkan untuk membayar sejumlah nominal tertentu maka ada baiknya untuk menanyakan maksud dari pembayaran tersebut.

******

Demikianlah ulasan singkat mengenai syarat serta prosedur permohonan dan penerbitan Surat Keterangan Domisili Usaha.
Semoga bermanfaat.

Leave a Comment